Politik
OKTOVERY
-
08:46:00, 07 Sep 2026
GUNUNG MAS – Memperingati Hari Literasi Dunia ke-60 yang jatuh pada tanggal 8 September 2026, Tuah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas dari Daerah Pemilihan (Dapil) III—yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara (Kahut), Miri Manasa, dan Damang Batu—menyampaikan pesan khusus serta refleksi penting mengenai arah dan urgensi pengembangan literasi di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda Kalimantan Tengah.Tahun ini, UNESCO menetapkan tema global yang sangat relevan, yaitu “Literasi Untuk Masyarakat, Planet, Dan Kemakmuran”. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan sarana krusial untuk membangun masyarakat yang lebih terpelajar, adil, damai, dan berkelanjutanDalam keterangannya, Tuah menegaskan bahwa literasi berfungsi sebagai landasan fundamental bagi setiap individu untuk memperoleh pengetahuan, kemampuan, nilai, sikap, dan perilaku yang luas. Hal ini penting guna menumbuhkan budaya perdamaian berkelanjutan yang didasarkan pada prinsip penghormatan terhadap kesetaraan, nondiskriminasi, keadilan, solidaritas, keberagaman, dan toleransi."Hari Literasi Internasional diperingatkan bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya literasi sebagai hak asasi manusia dan martabat manusia. Melalui literasi yang kuat, kita membantu membangun hubungan yang harmonis tidak hanya dengan sesama manusia, tetapi juga dengan diri sendiri dan bumi tempat kita tinggal," ujar Tuah.Lebih lanjut, Tuah menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi pemuda-pemudi di Kalimantan Tengah agar lebih memahami posisi dan tantangan literasi saat ini. Berdasarkan data dari UNESCO Institute for Statistics (UIS), dari total 208 negara di dunia, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-100 dengan angka literasi mencapai 95,44%.Meski persentase tersebut menunjukkan capaian yang positif secara kuantitatif, Tuah menekankan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana meningkatkan kualitas pemahaman, budaya baca kritis, serta pemanfaatan literasi untuk mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.Sebagai wakil rakyat dari Dapil III Kabupaten Gunung Mas, Tuah mengajak seluruh pemuda-pemudi di Kecamatan Tewah, Kahut, Miri Manasa, dan Damang Batu untuk menjadikan momentum Hari Literasi Dunia ini sebagai pemicu semangat belajar sepanjang hayat."Kepada seluruh generasi penerus, khususnya pemuda-pemudi di wilayah Dapil III Kabupaten Gunung Mas, mari kita tingkatkan minat baca, gali ilmu pengetahuan seluas-luasnya, dan jadikan literasi sebagai senjata utama dalam membangun masa depan daerah kita tercinta agar makin cerdas, mandiri, dan berdaya saing global," tutupnya.***
Baca selengkapnya