Merawat Akar Nusantara : Kabid Propam Polda Kalteng Serukan Pentingnya Pelestarian Budaya

Terkini 10 Oct 2026 04:31 • 2 min read • 4 views • By OKTO

Share berita ini

Merawat Akar Nusantara : Kabid Propam Polda Kalteng Serukan Pentingnya Pelestarian Budaya
"Kebudayaan adalah jati diri dan jiwa dari sebuah bangsa. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang bergerak begitu masif, menghargai, menjaga, dan melestarikan budaya lokal adalah sebuah keharusan mutlak. Hal ini agar kita tidak tercerabut dari akar sejarah dan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang bermartabat," ujar perwira menengah kepolisian tersebut dalam keterangannya.

PALANGKA RAYA — Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kebudayaan Nasional yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2026, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng), Kombes Pol Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., menyampaikan pesan mendalam terkait urgensi pelestarian warisan budaya nusantara, khususnya kekayaan tradisi yang hidup di Bumi Tambun Bungai.

Mewakili keluarga besar Bid Propam Polda Kalteng, Kombes Pol Rudi Asriman menegaskan bahwa kebudayaan bukanlah sekadar artefak atau peninggalan masa lalu, melainkan fondasi utama dalam pembentukan karakter, moralitas, dan identitas bangsa.

"Kebudayaan adalah jati diri dan jiwa dari sebuah bangsa. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang bergerak begitu masif, menghargai, menjaga, dan melestarikan budaya lokal adalah sebuah keharusan mutlak. Hal ini agar kita tidak tercerabut dari akar sejarah dan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang bermartabat," ujar perwira menengah kepolisian tersebut dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Rudi Asriman menggarisbawahi bahwa nilai-nilai kearifan lokal—seperti gotong royong, toleransi, dan rasa hormat terhadap leluhur—sangat selaras dengan prinsip kedisiplinan dan pengayoman yang dijunjung tinggi oleh institusi Polri. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap budaya lokal akan memperkuat modal sosial masyarakat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah Kalimantan Tengah yang kaya akan kebudayaan suku Dayak.

Secara khusus, beliau menitipkan pesan kepada kaum milenial dan Gen Z sebagai pemegang estafet peradaban. Ia mengajak para pemuda untuk tidak segan mendalami tradisi peninggalan leluhur.

"Mari kita jadikan momentum Hari Kebudayaan Nasional ini sebagai titik tolak untuk membangkitkan kembali kebanggaan akan tradisi kita. Kepada para generasi muda, teruslah pelajari, cintai, dan ikut lestarikan kebudayaan suku Dayak secara turun-temurun. Jangan sampai kekayaan ini pudar tergerus zaman," tambahnya.

Melalui pesan kebangsaan ini, Bid Propam Polda Kalteng berharap peringatan Hari Kebudayaan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial semata, melainkan menjadi pendorong bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi merawat kebinekaan dan menjadikan budaya lokal sebagai perisai pemersatu bangsa.***

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp