Menjaga Napas Budaya Dayak: Harapan Besar Bambang Irawan untuk Generasi Muda di Hari Kebudayaan Nasional 2026

Terkini 11 Oct 2026 12:49 • 2 min read • 3 views • By admin

Share berita ini

Menjaga Napas Budaya Dayak: Harapan Besar Bambang Irawan untuk Generasi Muda di Hari Kebudayaan Nasional 2026
"Tanggung jawab kita bersama adalah memastikan bahwa kekayaan seni dan budaya di Bumi Tambun Bungai tetap terwariskan dengan baik dari generasi ke generasi. Kita tentu tidak ingin identitas budaya kita perlahan menghilang. Oleh karena itu, kecintaan terhadap budaya harus ditanamkan sejak dini," tambahnya dengan penuh harap

PALANGKA RAYA – Dalam rangka menyambut Hari Kebudayaan Nasional yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2026, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Bambang Irawan, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh elemen masyarakat. Secara khusus, ia menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam merawat serta melestarikan adat dan budaya Suku Dayak.

Bambang, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalteng, menegaskan bahwa momentum Hari Kebudayaan Nasional harus menjadi titik tolak kebangkitan cinta budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. Menurut wakil rakyat yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah 5—meliputi Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau—ini, pemuda memiliki posisi strategis sebagai pewaris nilai-nilai luhur leluhur.

"Generasi muda adalah ujung tombak kelestarian identitas daerah. Melalui peringatan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober 2026 ini, saya menaruh harapan besar agar pemuda-pemudi kita tidak hanya sekadar mengenal, tetapi juga bangga dan mau menekuni kebudayaan Suku Dayak secara mendalam," ungkap Bambang di Palangka Raya.

Lebih lanjut, legislator tersebut menyoroti pentingnya regenerasi pelaku seni dan budaya. Ia berharap ke depannya semakin banyak generasi muda Kalteng yang mendedikasikan waktu dan hati mereka untuk mempelajari tarian, musik tradisional, kerajinan tangan, hingga kekayaan bahasa daerah. Keterlibatan aktif ini dinilai sangat krusial agar warisan peradaban tersebut tidak punah ditelan zaman.

"Tanggung jawab kita bersama adalah memastikan bahwa kekayaan seni dan budaya di Bumi Tambun Bungai tetap terwariskan dengan baik dari generasi ke generasi. Kita tentu tidak ingin identitas budaya kita perlahan menghilang. Oleh karena itu, kecintaan terhadap budaya harus ditanamkan sejak dini," tambahnya dengan penuh harap.

Sebagai wujud nyata pengabdiannya selaku wakil rakyat, Bambang berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak pada pemajuan kebudayaan di Kalimantan Tengah. Hal ini mencakup penyediaan ruang apresiasi serta wadah berekspresi yang lebih memadai bagi para seniman muda lokal.

"Selamat Hari Kebudayaan Nasional 2026. Mari kita jadikan budaya sebagai fondasi karakter bangsa dan identitas kebanggaan Bumi Tambun Bungai yang senantiasa kita cintai ini," pungkasnya.***

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp