Semangat Sumpah Pemuda 2026, Davitson Lambung: Pemuda Kalteng Harus Bersatu Padu Atasi Bencana Karhutla!

Terkini 13 Oct 2026 11:53 • 2 min read • 5 views • By okto

Share berita ini

Semangat Sumpah Pemuda 2026, Davitson Lambung: Pemuda Kalteng Harus Bersatu Padu Atasi Bencana Karhutla!
"Sumpah Pemuda 1928 mengajarkan kita tentang kekuatan persatuan. Jika dulu pemuda bersatu melawan penjajah, maka hari ini musuh nyata kita di depan mata adalah bencana Karhutla yang merusak ekosistem dan mengancam kesehatan masyarakat. Kita harus mengambil makna semangat perjuangan itu sekarang," tegas Davitson Lambung, S.H., Selasa (13/10/2026).

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 menjadi momen refleksi yang mendalam bagi masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng). Di saat bangsa merayakan semangat persatuan, "Bumi Tambun Bungai" kini tengah dihadapkan pada ujian berat berupa bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kabut asapnya merugikan banyak pihak.

Menyikapi kondisi tersebut, Tokoh Masyarakat Kalteng, Davitson Lambung, S.H., menyerukan agar peringatan Sumpah Pemuda tahun ini tidak hanya sebatas seremonial belaka. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Kalteng, untuk menyerap dan mengimplementasikan makna sejati dari Sumpah Pemuda ke dalam aksi nyata melawan Karhutla.

"Sumpah Pemuda 1928 mengajarkan kita tentang kekuatan persatuan. Jika dulu pemuda bersatu melawan penjajah, maka hari ini musuh nyata kita di depan mata adalah bencana Karhutla yang merusak ekosistem dan mengancam kesehatan masyarakat. Kita harus mengambil makna semangat perjuangan itu sekarang," tegas Davitson Lambung, S.H., Selasa (13/10/2026).

Davitson menekankan bahwa Bumi Tambun Bungai sedang menangis akibat ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan dampak kemarau. Oleh karena itu, sikap pantang menyerah sangat dibutuhkan dari seluruh lapisan masyarakat, terutama dari para pemuda yang menjadi tulang punggung dan agen perubahan daerah.

"Generasi muda Kalteng tidak boleh apatis. Kalian adalah ujung tombak. Mari kita bersatu padu, bahu-membahu bersama pemerintah, TNI, Polri, dan relawan pemadam kebakaran. Jangan pantang menyerah meski kondisi di lapangan sangat berat," pesannya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Davitson menjelaskan bahwa kontribusi pemuda bisa dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari turun langsung membantu pemadaman api secara aman, melakukan kampanye edukasi bahaya pembakaran lahan di media sosial, hingga ikut membagikan masker dan bantuan bagi warga yang terdampak kabut asap.

"Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa harus dimaknai sebagai satu tekad untuk memulihkan kembali langit biru Kalimantan Tengah. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita buktikan bahwa pemuda Kalteng mampu menjadi pahlawan lingkungan bagi Bumi Tambun Bungai," pungkas Davitson Lambung.

Diharapkan, momentum Sumpah Pemuda 2026 ini benar-benar menjadi titik balik kebangkitan solidaritas masyarakat Kalimantan Tengah dalam mengatasi krisis lingkungan, demi mewujudkan Kalteng yang bebas dari kabut asap dan kembali asri.(timnsk)

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp