Sumpah Pemuda 2026: Pemkab Gunung Mas Jadikan Semangat 1928 Kekuatan Atasi Karhutla

Terkini 13 Oct 2026 15:10 • 2 min read • 3 views • By okto

Share berita ini

Sumpah Pemuda 2026: Pemkab Gunung Mas Jadikan Semangat 1928 Kekuatan Atasi Karhutla
"Semoga peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan menjadi panggilan jiwa bagi kita semua untuk menjaga tanah air dan membebaskan langit Kalimantan Tengah dari kabut asap. Bersatu, bangkit, dan wujudkan Kalteng yang bebas karhutla. Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026," pungkasnya.

KUALA KURUN – Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum refleksi krusial bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas. Di tengah kepungan kabut asap dan ancaman ekologi yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), semangat persatuan 1928 kini diangkat sebagai kekuatan utama dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, bersama Wakil Bupati, Efrensia L.P. Umbing, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas, Richard F.L., S.T., M.T.

Richard menegaskan, nilai-nilai kegigihan, gotong royong, dan kepedulian yang dicetuskan oleh para pemuda di masa pergerakan harus dihidupkan kembali. Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan gerakan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.

"Kita harus mencontoh semangat pantang menyerah dari para pemuda terdahulu. Semangat persatuan dan kesatuan inilah yang wajib kita jadikan acuan dalam menghadapi bencana karhutla di Kalteng saat ini. Dengan soliditas dan kolaborasi lintas elemen, saya yakin kita bisa secepatnya mengatasi krisis ini dan memulihkan lingkungan kita," ujar Richard mewakili pimpinan daerah setempat.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas secara khusus menaruh harapan besar kepada generasi muda Kalteng untuk berani mengambil peran di garis depan dalam upaya mitigasi dan edukasi bencana. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi tampil sebagai agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya pembakaran lahan, serta bahu-membahu mendukung upaya aparat dan relawan pemadam di lapangan.

Di akhir penyampaiannya, Richard menyuarakan pesan optimisme agar peringatan bersejarah ini mampu membawa dampak nyata bagi pemulihan lingkungan di Bumi Tambun Bungai.

"Semoga peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan menjadi panggilan jiwa bagi kita semua untuk menjaga tanah air dan membebaskan langit Kalimantan Tengah dari kabut asap. Bersatu, bangkit, dan wujudkan Kalteng yang bebas karhutla. Selamat Hari Sumpah Pemuda 2026," pungkasnya.

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp